Progressive Web App (PWA) adalah aplikasi berbasis web yang dibuat agar terasa seperti aplikasi yang dipasang di HP. Sederhananya, PWA menggabungkan kemudahan website dengan pengalaman menggunakan aplikasi.
PWA adalah singkatan dari Progressive Web App. PWA dibuka melalui browser seperti website biasa, tetapi dapat memiliki pengalaman yang lebih mirip aplikasi.
Contohnya, sebuah bisnis dapat memiliki PWA yang bisa dibuka dari link. Pengguna tidak selalu perlu mencari aplikasi di Play Store atau App Store. Pada perangkat yang mendukung, PWA juga dapat ditambahkan ke layar utama sehingga terlihat seperti aplikasi biasa.
Jadi, kalau website biasa ibarat membuka toko dari sebuah alamat, PWA ibarat toko tersebut bisa langsung ditempatkan di layar HP pelanggan.
Secara sederhana, PWA tetap menggunakan teknologi web seperti HTML, CSS, dan JavaScript. Namun, PWA dapat dilengkapi beberapa teknologi tambahan agar pengalaman pengguna menjadi lebih nyaman.
Pengguna cukup membuka link PWA. Jika mendukung, pengguna dapat memilih Add to Home Screen atau Tambahkan ke Layar Utama.
Karena berbasis web, satu PWA dapat dirancang untuk berjalan di berbagai perangkat tanpa harus membuat aplikasi terpisah untuk setiap platform.
Website mempunyai URL. Artinya, PWA dapat dibagikan melalui WhatsApp, email, media sosial, QR Code, atau link biasa.
Pengembang dapat memperbarui aplikasi di server. Pengguna tidak selalu perlu melakukan proses update manual seperti pada aplikasi native.
PWA cocok untuk bisnis yang ingin membuat layanan mudah diakses tanpa memaksa pelanggan melewati proses instalasi aplikasi yang panjang.
Dengan desain yang tepat, PWA dapat memiliki ikon di layar utama, tampilan fullscreen atau standalone, serta navigasi yang terasa seperti aplikasi.
Ketiganya sama-sama dapat digunakan untuk memberikan layanan digital kepada pengguna, tetapi pendekatannya berbeda.
| Perbandingan | PWA | Android | iOS |
|---|---|---|---|
| Cara akses | Melalui browser/link | Aplikasi Android | Aplikasi iPhone/iPad |
| Install dari Store | Tidak selalu diperlukan | Umumnya melalui Google Play atau sumber lain yang didukung | Umumnya melalui App Store |
| Bisa dibagikan dengan link | Ya | Link ke aplikasi/web | Link ke aplikasi/web |
| Satu basis untuk banyak perangkat | Sangat memungkinkan | Fokus Android | Fokus Apple |
| Update | Umumnya dari sisi web/server | Melalui mekanisme aplikasi | Melalui mekanisme aplikasi |
| Akses fitur perangkat | Tergantung browser dan sistem operasi | Sangat luas | Sangat luas, dengan aturan platform Apple |
| Cocok untuk | Layanan web, bisnis, portal, commerce, komunitas | Aplikasi native Android | Aplikasi native Apple |
Catatan: kemampuan PWA tidak selalu sama di setiap browser dan sistem operasi. Fitur tertentu dapat memiliki batasan atau perilaku berbeda.
Tidak ada satu jawaban untuk semua kebutuhan.
Jika tujuan Anda adalah membuat layanan yang mudah dibuka, mudah dibagikan, dan dapat digunakan dari berbagai perangkat, PWA bisa menjadi pilihan yang sangat menarik.
Sementara itu, aplikasi native Android atau iOS dapat menjadi pilihan ketika sebuah produk membutuhkan integrasi mendalam dengan fitur perangkat atau ekosistem platform tertentu.
PWA dapat dianggap sebagai website yang dibuat dengan pengalaman seperti aplikasi. Pengguna cukup membuka link, dan pada perangkat yang mendukung, PWA dapat ditambahkan ke layar utama.
Bagi bisnis, pendekatan ini menarik karena satu layanan dapat dibuat lebih mudah diakses tanpa harus langsung membuat dua aplikasi native terpisah untuk Android dan iOS.